March 01, 2020

Pengeroyokan di Papua dan Amarah Orang Mandar


Sungguh terusik hati ini. Seorang lelaki dari Polewali Mandar, dipukuli hingga meregang nyawa. Terlihat jelas ia mencoba berlindung di belakang aparat keamanan. Tapi, aparat bersenjata lengkap itu tak mampu melindungi nyawanya.

Ia perantau seperti kita. Mencari pekerjaan untuk menghidupi keluarga. Jauh dari kampung halaman, dan tentulah tak suka membuat masalah. Manusia selalu menghindari masalah, karena itulah tabrakan disebut kecelakaan. Tak pernah namanya kecelakaan disengaja. Kecelakaan buah dari kelalaian, bukan perencanaan.

Kita semua pernah lalai dalam pekerjaan. Kelalaian itu ada hukumnya. Di negara hukum seperti Indonesia, tak pantas orang lalai dihakimi secara brutal. Hingga meregang nyawa di depan penegak hukum sendiri. Terlebih, penghakiman itu ternyata salah sasaran.

Jika masyarakat Mandar marah,itu wajar. Sama wajarnya dengan kemarahan orang-orang indonesia pada umumnya. Ini bukan soal orang Papua dan orang Mandar. Ini soal kemanusiaan yang tercoreng di era beradab.

Bukan hanya karena korban dari mandar yang meletuskan kemarahan. Ini adalah amarah dari rakyat indonesia, amarah karena nilai-nilai ideologi yang kita agung-agungkan itu tercoreng.

Orang Mandar tidaklah ekstrim dalam isu-isu primordial. Di tanah Mandar sendiri, banyak suku-suku lain yang diterima dengan baik. Bergaul seperti saudara mandarnya sendiri. Siapapun yang pernah memberi seteguk air putih, ia adalah saudara. Demikianlah pesan leluhur.

Orang mandar tak suka membuat masalah. Bahkan dianjurkan tidak frontal menghadapi masalah. Leluhur orang mandar berpesan "jika ada masalah menghadang, lewatlah diatasnya. Jika tak bisa, cari jalan di bawahnya. Pun tak bisa cobalah lewat di sampingnya. Dan jika memang tak ada jalan, kuatkan kuda-kudamu, Allah SWT penentunya."

Mungkin Masyarakat Mandar masih menyisakan kepercayaan pada penegak hukum saat ini. Kebiadaban itu harus dihukum seadil-adilnya. Sebelum amarah itu menjelma menjadi kebiadaban dalam bentuk lain.

Artikel Terkait

This Is The Newest Post


EmoticonEmoticon